<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Gerakan Pemuda Blog</title>
	<atom:link href="http://gerakanpemuda.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jun 2009 19:34:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gerakanpemuda.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Gerakan Pemuda Blog</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gerakanpemuda.wordpress.com/osd.xml" title="Gerakan Pemuda Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gerakanpemuda.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Terkurung di Masa Demokrasi</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/06/07/terkurung-di-masa-demokrasi/</link>
		<comments>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/06/07/terkurung-di-masa-demokrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 19:34:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>camo1620</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[prita mulyani omni rumah sakit penjara kebebasan bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerakanpemuda.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Masa demokrasi, adalah masa dimana kita dapat menyuarakan pendapat kita. Karena pada dasarnya demokrasi adalah sistem kenegaraan yang ” menuntut ” rakyat atau warga negara untuk menyuarakan pendapatnya dan melakukan pengawasan terhadap apa yang terjadi dan berlangsung di dalam negaranya. Demokrasi sendiri telah dianut oleh negara indonesia sejak tahun 1999. Karena itu sejak saat itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=77&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masa demokrasi, adalah masa dimana kita dapat menyuarakan pendapat kita.</p>
<p>Karena pada dasarnya demokrasi adalah sistem kenegaraan yang ” menuntut ” rakyat atau warga negara untuk menyuarakan pendapatnya dan melakukan pengawasan terhadap apa yang terjadi dan berlangsung di dalam negaranya. Demokrasi sendiri telah dianut oleh negara indonesia sejak tahun 1999. Karena itu sejak saat itu kita memiliki hak untuk menyuarakan pendapat.</p>
<p>Pendapat akan kekecewaanya terhadap pelayanan rumah sakit Omni international, yang diduga melakukan malpraktek terhadap dirinya. Malpraktek yang bermula dari hasil pemeriksaan rumah sakit Omni International yang menyebutkan Bahwa Ibu Prita mengalami demam berdarah karena Jumlah Trombosinya hanya 7000 atau rendah. Tetapi saat akan pindah rumah sakit ibu Prita mendapatkan laporan pemeriksaan yang berbeda yaitu, jumlah Trombositnya 16.500. Barang tentu ibu Prita merasa di bohongi dan kecewa. Dari kejadian itu Ibu Prita lalu mengirimkan email yang berisi kekecewaanya ke sebuah milis tertanggal 15 Agustus 2009. tanpa mengetahui apa yang akan menjadi malapetaka baginya.</p>
<p>Pada tanggal 13 mei 2009 ada kejadian heboh – heboh bagi keluarga Bapak Andi. Malapetaka itu menjemput Prita Mulyasari  istri Bapak Andi ini dijebloskan ke dalam Hotel Prodeo(penjara) oleh kejaksaan agung tangeerang. Alasanya karena pihak kejaksaan agung tanggerang mendapatkan gugatan perdata dari pihak Rumah Sakit Omni International karena nama baiknya merasa telah dicemarkan oleh Prita Mulyasari.Tempat dimana Ibu Prita menjalani perawatan karena diduga terserang demam berdarah.</p>
<p>Kejadian ini  Tentu saja menjadi mimpi buruk bagi ibu Prita Mulyasari. Ibu  dua anak ini harus kehilangan kebebasannya sejak tanggal 13 mei 2009, tak sampai itu saja ia juga harus merelakan kodratnya sebagai ibu. Sorang ibu yang seharusnya merawat dan memberikan asi. Asi kepada Putrinya yang bernama ananta yang baru berusia 1 tahun. Tak hanya itu Ibu Prita juga tidak dapat mencurahkan kasih sayangnya kepada putranya Ranaya ( 3 tahun ) yang sedang dalam masa pertumbuhan. Sungguh suatu hal yang sangat bertolak belakang pada masa demokrasi seperti sekarang  ini. Tak sampai di situ saja bagi kedua anaknya kejadian ini barang tentu menjadi sebuah pukulan telak yang akan mengakibatkan gangguan kejiwaan.  Dimana pada masa dini seperti itu mereka harus mendapati kenyataan pahit, kenyataan bahwa ibu mereka dipenjara karena menyuarakan pendapat. Dan kenyataan mereka harus menjalani hidup tanpa kasih sayang dari ibu mereka yang tetunya nilainya tak mungkin tergantikan.</p>
<p>Tetapi untunglah setelah mendekam selama tiga minggu di hotel Prodeo lapas tanggerang akhirnya Ibu Prita mendapatkan penagguhan penahan dari wkil Presiden Jusuf Kalla. Sungguh anugrah yang sangat besar bagi Ibu Prita dan keluarga Bapak Andi. Tetapi itu hanyalah hujan sementara.  karena setelah sidang pada tanggal 4 juni 2009 dan 13 Juni 2009  ibu Prita masih harus dihadapkan dengan kemungkinan Hukuman penjara 6 tahun atas kasus pencemaran nama baik dan denda perdata hampir senilai 260.000.000 rupiah kepad pihak Rumah sakit Omni International.</p>
<p>Sungguh sebuah ironi, dimana pada era Demokrasi, yang bebas berpendapat Ibu Peita harus rela hak asasinya diperkosa dan di injak – injak. Tak hanya itu ia juga harus menanggung beban yang sangat berat bagi seorang ibu hanya karena menyuarakan pendapatnya. Tak cukup disitu ia juga harus rela menjadi bahan promosi para caleg dan Capres yang berebut popularitas dan suara. Karena itu kita harus jeli &#8211; jeli karena Demokrasi ini bukan Demokrasi yang bebas menyuarakan pendapat.</p>
<p><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>by Red Team</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gerakanpemuda.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gerakanpemuda.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gerakanpemuda.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gerakanpemuda.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gerakanpemuda.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gerakanpemuda.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gerakanpemuda.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gerakanpemuda.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gerakanpemuda.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gerakanpemuda.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gerakanpemuda.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gerakanpemuda.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gerakanpemuda.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gerakanpemuda.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=77&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/06/07/terkurung-di-masa-demokrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0374cf6febc182a2aabe218c386bb4e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">camo1620</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wahai Odelia, Berhentilah Menangis</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/06/07/wahai-odelia-berhentilah-menangis/</link>
		<comments>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/06/07/wahai-odelia-berhentilah-menangis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 17:26:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>camo1620</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[odelia pinot respon kasus kelantan pangeran putri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerakanpemuda.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[sebuah respons untuk kasus Odelia Pinot by camo1620 Tentunya kita sudah mendengar berita mengenai Odelia Pinot baik dari TV maupun dari blog ini. Buat yg blom tau, untuk lebih lengkapnya silakan klik di sini. Singkatnya, Odelia Pinot, seorang model/artis Indonesia menikah dengan seorang pangeran dari negeri Jiran. Tak pentinglah dalam konteks artikel ini siapa dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=69&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>sebuah respons untuk kasus Odelia Pinot by camo1620<br />
</em></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-70" title="48E3DD11-F4E2-4698-AC75-7EAE6A8A79A1" src="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/06/48e3dd11-f4e2-4698-ac75-7eae6a8a79a1.jpg?w=259&#038;h=320" alt="48E3DD11-F4E2-4698-AC75-7EAE6A8A79A1" width="259" height="320" />Tentunya kita sudah mendengar berita mengenai Odelia Pinot baik dari TV maupun dari blog ini. Buat yg blom tau, untuk lebih lengkapnya silakan klik di <a href="http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/06/07/berkaca-dari-kasus-manohara/" target="_blank"><em><strong>sini</strong></em></a>. Singkatnya, Odelia Pinot, seorang model/artis Indonesia menikah dengan seorang pangeran dari negeri Jiran. Tak pentinglah dalam konteks artikel ini siapa dan dari kerajaan mana pangeran ini, tapi yang penting adalah Odelia disiksa selama masa pernikahannya dan berdasarkan cerita Odelia, saya (dan banyak orang lain juga) yang mendapat gambaran sang pangeran sebagai seorang psikopat. Hal terakhir yg saya tulis juga sebenernya tidak penting untuk artikel ini karena di artikel ini saya ingin menulis respons bukan secara langsung mengenai ke- psikopat – an sang pangeran ato penyiksaan yang dilakukan sang pangeran terhadap sang putri&#8230;eh, maksud saya sang Odelia(??). Yang saya ingin respons adalah <em>attitude</em> Odelia yang seolah menyalahkan semuanya ke pihak lain. Odelia menyalahkan sang pangeran karena telah menyiksanya. Odelia menyalahkan kerabat kerajaan menutup mata walau mereka tau apa yang sebenernya terjadi. Odelia menyalahkan Kedubes RI karena tidak membantu dirinya ketika ia meminta tolong kepada mereka. Semua itu ada benarnya. Namun, yang gw tidak suka dari karakter Odelia adalah dia tidak pernah menyalahkan dirinya sendiri. Padahal, kesalahan terbesar ada pada Odelia!</p>
<p>Dari kecil kita sudah diajarkan, walau enggak semua orang benar2 belajar akan hal ini, bahwa kita harus bertanggung – jawab akan pilihan atau tindakan kita. Ketika seseorang itu tidak belajar, sudah sepantasnya dia tidak bisa mengerjakan ulangan keesokan harinya. Ketika seseorang lupa membantu temannya pada saat kesusahan, sudah sepantasnya orang itu tidak dibantu ketika ia sedang kesusahan. Pada kenyataannya untuk 2 kasus di atas, ketika seorang murid tidak belajar untuk ulangan keesokan harinya, sang murid masih saja mengeluh bahwa ia tidak dapat mengerjakan ulangan, atau ia mengeluh teman sebangkunya menulis jawabannya terlalu kecil sehingga ia susah membacanya(ia pengen nyontek). Ketika seseorang lupa membantu yang lain, ia masih saja mengeluh bahwa tak ada yang mau menolong dia ketika ia sedang kesusahan, ia bilang tak ada yang solider dengan dia. Inilah cara saya memandang kasus Odelia. Dia telah membuat keputusan untuk menikahi sang pangeran. Orang – orang terdidik (terdidik bukan cuma sebatas sekolah!) tentunya tau bahwa dari setiap pilihan ada konsekwensi, dan konsekwensi ini harus diterima!</p>
<p>Memilih suatu keputusan tanpa mau menerima konsekwensinya buat gw terdengar seperti anak kecil. Pada faktanya, anak kecil(pada umumnya), tidak memilih. Mereka tidak memilih karena mereka ingin segalanya, ‘semuanya’. Sedangkan seiring berjalannya waktu, mereka mulai belajar bahwa mereka tidak bisa mendapatkan semuanya, karena itulah hal ini disebut memilih. Memilih berarti tidak mendapatkankan ‘semuanya’! Ketika seseorang memilih satu hal, ia berarti tidak memilih yang lainnya dan yang lainnya ini adalah konsekwensi dari pilihannya. Sekarang, menanggapi kasus Odelia, kenapa ia bersikap seperti anak kecil?</p>
<p>Ada beberapa kemungkinan. Satu, Odelia terbiasa mendapatkan ‘semuanya’ sehingga ia tidak tau apa arti memilih. Hal ini mungkin saja terjadi kalau ia berasal dari keluarga kaya namun bodoh. Kaya akan harta, tapi miskin ilmu yang berakibat ia tidak pernah diajarkan apa – apa tentang hidup, kecuali uang karena memang hanya uang yang mereka punya. Ini hanya kemungkinan, berhubung saya tidak tahu pasti keadaan keluarga Odelia. Kedua, ia memilih tanpa tahu konsekwensinya. Hal ini acap kali terjadi. Banyak orang memilih namun yang dilihat hanyalah yang ada di depan mata mereka. Mereka tidak melihat jauh ke depan, yang terlihat hanyalah kilauan pesona dari pilihan mereka. Ini adalah hal bodoh dan superficial. Apalagi kasus Odelia ini tentang perkawinan, yang masih banyak orang menganggap sebagai sesuatu yang sakral dan satu hal paling penting dalam hidup. Tapi ini juga cuman kemungkinan. Tapi kalo disuruh nebak, gw pilih pilihan kedua.</p>
<p>Pesan buat mbak Odelia, berhenti nangis aja mbak! Jangan mewek2 lah minta perlindungan nebar – nebar kebodohan sendiri memilih suami yang salah. Bayangkan, bisa – bisanya ia menikahi seorang psikopat?? Gw bingung bagaimana hal ini bisa terjadi!! Apa kata dunia!! Jaman sekarang cewek ato cowok semuanya udah sama, enggak ada bedanya. Cewek itu enggak lebih rendah dari cowok, semuanya setara. Udah banyak buktinya kok, banyak cewek – cewek yang bahkan lebih hebat dari cowok, Hillary Clinton, Angela Merkel, etc. Udah bukan jamannya lagi cewek disiksa – siksa dalam rumah tangga. Udah bukan jamannya lagi cewek tergantung ama cowok. Udah bukan jamannya lagi orang dianggap aneh kalo blom menikah diumur 30-an ato bahkan enggak nikah ama sekali. Those are all bullsh*t!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gerakanpemuda.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gerakanpemuda.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gerakanpemuda.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gerakanpemuda.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gerakanpemuda.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gerakanpemuda.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gerakanpemuda.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gerakanpemuda.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gerakanpemuda.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gerakanpemuda.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gerakanpemuda.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gerakanpemuda.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gerakanpemuda.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gerakanpemuda.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=69&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/06/07/wahai-odelia-berhentilah-menangis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0374cf6febc182a2aabe218c386bb4e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">camo1620</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/06/48e3dd11-f4e2-4698-ac75-7eae6a8a79a1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">48E3DD11-F4E2-4698-AC75-7EAE6A8A79A1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berkaca dari Kasus Manohara</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/06/07/berkaca-dari-kasus-manohara/</link>
		<comments>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/06/07/berkaca-dari-kasus-manohara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 17:19:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>camo1620</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[manohara pinot odelia pernikahan siksa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerakanpemuda.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Tak lepas dari ingatan kita beberapa minggu  yang lalu, tentang sebuah berita di infotaiment yang memberitakan seorang model cantik dari Indonesia yang juga keturunan Perancis yaitu Manohara Odelia Pinnot. Model cantik yang menjadi korban penyekapan dan penyiksaan yang dilakukan oleh ”Suami” – nya Tengku Fakhri yang merupakan pangeran Negara bagian Kelantan Malaysia . Saat itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=64&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak lepas dari ingatan kita beberapa minggu  yang lalu, tentang sebuah berita di infotaiment yang memberitakan seorang model cantik dari Indonesia yang juga keturunan Perancis yaitu Manohara Odelia Pinnot. Model cantik yang menjadi korban penyekapan dan penyiksaan yang dilakukan oleh ”Suami” – nya Tengku Fakhri yang merupakan pangeran Negara bagian Kelantan Malaysia . Saat itu banyak orang yang terkejut mendengar perlakuan – perlakuan sadis yang dilakukan Tengku Fakhri. Mulai dari kekerasan fisik seperti pemukulan dan menyayat dada ( payudara ) hingga memaksa melakukan hubungan intim saat sedang datang bulan/ menstruasi. Tak sampai itu saja  Manohara juga disiksa secara psikologis Mulai dari teror – teror hingga suntikan hormon untuk Menaikan berat badanya.</p>
<p>Pada saat yang sama pula muncul pedloi dari para kerabat dan utusan Negeri kelantan ( Malaysia ) yang menyebutkan bahwa Berita itu hanya bohong semata dan Pembohongan publik yang motifnya untuk mengeruk harta dari Kerajaan Kelantan . karena Ibu Daisy Yaitu Ibunda dari Manohara merasa tidak diperhatikan dan tidak mendapatkan uang dari Negeri Kelantan. Tak hanya Pledoi atau pembelaan – pembelaan lisan saja Para keranat dan utusan negeri klantan itu juga memberikan bukti berupa Foto dan keterangan gambar appartemen yang di berikan Tengku Fakhry kepada manohara sebagai tanda cintanya tak hanya itu para utusan itu juga berkata ” lihat manohara dia sekarang gendut dan bahagia. Tetapi pada saat Pledoi – pledoi ini muncul terasa sesuatu Yang janggal karena para kerabat dan utusan yang menyampaikan pledoi hanya berstatus sopir dan pembantu kerumah tanggaan negara kelantan.</p>
<p>Fakta yang ironi saat seorang mertua menyampaikan pertanyaan yang hanya ingin mengetahui keberadaan putrinya kepada menantunya ( Tengku fakhry ) harus menerima jawaban pahit  dari para pembantu dan sopir dari menantunya. Apakah itu sikap yang pantas ditunjukan seorang menantu . ini  juga  yang mengiindikasikan akan adanya sebuah fakta besar yang sedang di tutupi keberadaannya oleh pihak Kerajaan Kelantan.  Tak lepas dari pembelaaan dan argumen dari kedua pihak ini, yang mengeklaim pihaknya lah yang benar. Keduanya mencoba saling mematikan argumen dari pihak lawannya.</p>
<p>Hingga pada akhirnya Ibu Daisy melaporkan hal ini kepada Poltabes RI yang kemudian ditanggapi dengan jawaban ” kami akan berusahaa menangganinya” . Karena keputus-asaan itu pula maka Ibu Deasy meneruskan Laporanya kepada komisi1 DPR RI untuk membantu menjembatani masalah ini, tetapi sekali lagi karena alasan birokrasi dan kewenangan maka kasus ini hanya bergulir bagai uap yang ditiup angin kencang. Tak sampai di situ saja perjuanggan Ibu Deasy, ia juga mengadu pada pada Tokoh ulama PBNU Muhamadyah, bagaikan diberi mangga mentah Ibu Daisy mendapatkan jawaban yang sangat pahit ” itukan urusan suami istri kami tidak bisa mencampuri ”.</p>
<p>Tetapi setelah perjuanggan dan keputus-asaan yang lama akhirnya Manohara berhasil bebas dari cengkraman Tengku Fakhry setelah Disekap di Salah satu kamar Rumah sakit di Singapura.  Tetapi proses pembebasan itu tak semudah membalikan telapak tanggan  karena saat  berada di dalam sekapan Manohara telah meminta tolong kepada Kedubes RI untuk Singapura. Saat panggilan itu berhasil masuk masuk manohara berkata, ” help me, ini emergency , tolong saya warga negara Indonesia”. Tetapi jawaban menggelikan muncul dari Kedubes  RI untuk singgapura yang menjawab “ maaf hari ini hari libur kami tidak bertugas”. Sungguh jawaban yang tentu meremukan asa Manohara, tetapi untungnya Manohara masih memiliki sedikit asa dan menghubunggi Kedubes Amerika serikat dan akhirnya dengan bantuan dubes Amerika Serikat akhirnya Manohara dapat dibebaskan.</p>
<p>Pada saat telah berhasil dibebaskan oleh orang Dari kedubes Amerika, Mulai terlihat orang – orang dari kedubes Indonesia sungguh benar – benar memalukan apakah Negara kita tak memiliki Kekuasaan membela warganya. Tak hanya Itu saat Manohara meminta bantuan kepada Kedubes RI untuk membuatkan Pasport untuk tinggal sementara di Indonesia Pihak Kedubes RI menjawab “ itu memekan waktu yang lama”. Tetapi sekali lagi kedubes Amerika menegur  kedubes RI dengan berkata “ bias saja Hari ini jadi malah Manohara nanti sore sudah bias kembali ke Indonesia “. Lalu bak kucing malu Kedubes Indonesia Membuatkan Pasport. Sungguh kisah yang sangat menegangkan menggingat Kasus ini melibatkan anak pangeran negeri Kelantan.</p>
<p>Dari kasus Manohara kita Dapat berkaca Betapa Rumitnya dan bobroknya birokrasi dan ketegasan para petinggi kita. Bahkan yang paling memalukan adalah kedubes Indonesia yang tak berani membela warganya di luar negeri, entah karena Takut akan Kekuasaan atau telah di bungkam dengan jejalan uang suap. Jika seperti itu apakah kita akan percaya akan hak kita yang akan terlindungi di negara lain. Dan pantas saja banyak pahlawan devisa kita Yang tewas dan mengalami cacat permanen yang tak mendapat pembelaan sama sekali dan terus menerus berulang. Jika berkaca dari kasus manohara itulah alasannya birokrasi dan Dubes yang payah dan haus akan suap.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-65" title="Manohara-Pinot(dok.keluarga)-dalam" src="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/06/manohara-pinotdok-keluarga-dalam.jpg?w=285&#038;h=380" alt="Manohara-Pinot(dok.keluarga)-dalam" width="285" height="380" />Odelia Pinot sebelum Menikah</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-66" title="DSC04463" src="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/06/dsc04463.jpg?w=320&#038;h=240" alt="DSC04463" width="320" height="240" />bersama sang suami</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:right;"><em>by Red Team</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gerakanpemuda.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gerakanpemuda.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gerakanpemuda.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gerakanpemuda.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gerakanpemuda.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gerakanpemuda.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gerakanpemuda.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gerakanpemuda.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gerakanpemuda.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gerakanpemuda.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gerakanpemuda.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gerakanpemuda.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gerakanpemuda.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gerakanpemuda.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=64&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/06/07/berkaca-dari-kasus-manohara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0374cf6febc182a2aabe218c386bb4e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">camo1620</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/06/manohara-pinotdok-keluarga-dalam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Manohara-Pinot(dok.keluarga)-dalam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/06/dsc04463.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04463</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perjuangan Nelayan Pantai Samas Mengkonservasi Penyu</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/05/25/perjuangan-nelayan-pantai-samas-mengkonservasi-penyu/</link>
		<comments>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/05/25/perjuangan-nelayan-pantai-samas-mengkonservasi-penyu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 18:28:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>camo1620</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[pantai samas bantul yogya penyu konservasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerakanpemuda.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Samas merupakan sebuah pantai yang terletak di kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Pantai ini memiliki pasir berwarna hitam karena masih menjadi bagian dari pantai parangtritis. Pantai Samas berjarak kurang lebih 30 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Pemandangan dari pantai samas sendiri kurang menarik &#8212; yakni pemandangan pantai yang sangat datar dan pantai yang sempit dan curam. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=48&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Samas merupakan sebuah pantai yang terletak di kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Pantai ini memiliki pasir berwarna hitam karena masih menjadi bagian dari pantai parangtritis. Pantai Samas berjarak kurang lebih 30 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Pemandangan dari pantai samas sendiri kurang menarik &#8212; yakni pemandangan pantai yang sangat datar dan pantai yang sempit dan curam. Pantai Samas sendiri merupakan pantai penghasil ikan mengingat ada sebuah TPI, Tempat Pelelangan Ikan. Tetapi daya tarik terbesar dari pantai samas bukan pemandangan pantainya atau pasar ikannya, melainkan <em>tempat pendaratan dan bertelurnya penyu</em>. Penyu yang bertelur di Samas adalah penyu hijau, penyu sisik, dan penyu belimbing &#8212; dimana kesemuanya merupakan binatang yang terancam punah.</p>
<p>Tetapi ada fakta yang mencengangkan <em>yaitu konservasi penyu belum pernah ada di pantai Samas</em>&#8211; oleh pemerintah maupun perorangan &#8212; mengingat intensnya kegiatan bertelurnya penyu di pantai samas sepanjang musim januari hingga april, sangat disayangkan jika tidak ada pihak yang melakukan konservasi.</p>
<p>Tahun 2000 merupakan sebuah awal baru bagi keberadaan penyu di pantai Samas. Seorang nelayan mencoba menyelamatkan penyu, dengan cara konservasi memindahkan telur penyu yang berada pada jalur ombak. <strong>Pak mujito</strong>, pria berusia 49, pada tahun tersebut dengan swadaya sendiri mencoba melakukan konservasi penyu &#8211; penyu yang berlabuh di Samas. Pada kami Pak Mujito menuturkan bahwa awalnya dia juga memburu penyu untuk dijadikan umpan memancing hiu. &#8221; penyu itu di cincang dijadikan umpan, hiu juga dapet, cepet lagi ! &#8221; Pak Mujito menuturkan dengan gamblang. Tetapi lama kelamaan setelah mengetahui bahwa penyu binatang langka dan rasa penasarannya yang besar akan penyu. Pada tahun 2000 Pak Mujito mencoba melakukan konservasi pada penyu&#8211; baik penyu sisik, penyu belimbing, dan penyu hijau. Pada awalnya beliau menuturkan,&#8221; dulu ngak ada modalnya, jadi saya mikir alternatifnya, kebetulan ada yang lagi bikin sumur ya sudah bis beton untuk lubang sumur saya curi buat tempat penetasan telur. &#8220;Ya memang salah tapikan ini juga kepentingan bersama&#8221;, tegas Pak Mujito. Mulai dari saat itu Pak Mujito mulai melakukan konservasi secara bertahap, mulai dengan tempat penetasan, lalu membangun kolam pembesaran, dan pada akhirnya kini ada kolam perawatan. Tetapi yang terpenting adalah Pak Mujito mulai mampu membangun kesadaran masyarakat sekitarnya agar tidak memburu penyu. Karena prestasi itulah juga Pak Mujito mendapakan banyak piagam, medali, dan juga penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudoyono.</p>
<p>Penghargaan &#8211; penghargaan yang terus di dapatkan Pak Mujito menunjukan betapa besar jasa yang telah di perbuatnya. Namun masalah timbul <em>ketika penghargaan itu hanya sebatas pada piagam maupun medali</em>. Padahal yang sangat di butuhkan untuk melakukan konservasi adalah tunjangan dana yang angkanya tidak lah besar dibanding dengan dampak yang diberikan. Pada saat kami  mengunjungi tempat pemeliharaan tukik ( anak penyu ), kami melihat ada 3 ekor tukik. Sayang sekali hanya 1 ekor saja yang masih hidup&#8211; itupun dalam kondisi yang sangat lemah. Menurut Pak Mujito, &#8221; ya bagaimana mas, mbak, mestinya air kolam harus di ganti setiap hari tetapi selang untuk mengalirkan air rusak. Harganya juga mahal sekali. Gini saya inikan swadaya jadi untuk membeli selang sepanjang itu juga berat&#8221;. Sungguh ucapan yang sangat menyayat hati. Banyaknya penghargaan, piagam dan medali tetap saja tidak menggugah pemerintah untuk turut membantu dalam melakukan konservasi. Padahal jika pemerintah ikut serta bisa dibayangkan pasti tingkat konservasi yang di sumbangkan Indonesia pasti akan lebih tinggi dan tentu hal itu juga akan menaikan citra negara kita. Bukan sebatas itu jika digarap dengan baik tentu saja akan menjadi tujuan wisata dan tempat penelitian menggingat ada 3 jenis penyu yang bertelur di Samas. Tak hanya itu devisa pun juga akan didapatkan dari kunjungan wisata.</p>
<p>Tetapi itulah Pak Mujito yang terus berusaha semampunya demi membuat perubahan besar dengan keterbatasan dan kekurangan tetap tegar melakukan konservasi hingga sekarang, sebuah sifat yang sangat patriotis, untuk dunia beliau berjuang dari daerah terpencil tetapi kelak dampaknya akan menggubah dunia. Sifat yang tidak dimiliki generasi muda sekarang ini.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-61" title="clip_image002" src="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/05/clip_image0024.jpg?w=554&#038;h=372" alt="clip_image002" width="554" height="372" /></p>
<p style="text-align:center;">Gambar salah satu penyu yang dirawat Pak Mujito</p>
<p style="text-align:center;">karena terkena kail pancing nelayan</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-60" title="clip_image003" src="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/05/clip_image0033.jpg?w=554&#038;h=372" alt="clip_image003" width="554" height="372" /></p>
<p style="text-align:center;">Gambar salah satu penyu hasil sitaan dari PPS</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-59" title="clip_image004" src="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/05/clip_image0041.jpg?w=555&#038;h=496" alt="clip_image004" width="555" height="496" /></p>
<p style="text-align:center;">Pak Mujito  bersama penyu  yang sedang dalam perawatan</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-58" title="clip_image002" src="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/05/clip_image0023.jpg?w=554&#038;h=372" alt="clip_image002" width="554" height="372" /></p>
<p style="text-align:center;">Gambar salah satu tukik yang dalam kondisi lemah</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-57" title="clip_image003" src="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/05/clip_image0032.jpg?w=554&#038;h=372" alt="clip_image003" width="554" height="372" /></p>
<p style="text-align:center;">Pak Mujito menunjukan pigam yang telah diperolehnya</p>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:712px;width:1px;height:1px;"><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0 21   false false false         MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:Arial; 	mso-fareast-font-family:Arial; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:70.85pt 70.85pt 70.85pt 70.85pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/Abi/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.jpg" alt="" width="554" height="372" /><!--[endif]--></span></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gerakanpemuda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gerakanpemuda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gerakanpemuda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gerakanpemuda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gerakanpemuda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gerakanpemuda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gerakanpemuda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gerakanpemuda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gerakanpemuda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gerakanpemuda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gerakanpemuda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gerakanpemuda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gerakanpemuda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gerakanpemuda.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=48&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/05/25/perjuangan-nelayan-pantai-samas-mengkonservasi-penyu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0374cf6febc182a2aabe218c386bb4e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">camo1620</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/05/clip_image0024.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/05/clip_image0033.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image003</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/05/clip_image0041.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image004</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/05/clip_image0023.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/05/clip_image0032.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image003</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/Abi/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Istilah Pemilu</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/04/26/kumpulan-istilah-pemilu/</link>
		<comments>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/04/26/kumpulan-istilah-pemilu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 07:47:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>camo1620</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[lelucon istilah pemilu 2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerakanpemuda.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[legislatif: barang dagangan para partai politik pemilu : acara lelang kekuasaan caleg : pembeli tertinggi pada no urut partai simpatisan: pemeriah suasana saat kampanye kpu : panitia pemilu yang juga calo lelang kekuasaan bawaslu: panitia yang menjadi pelengkap acara lelang kekuasaan parpol: member card lelang kekuasaan biasanya surcase 20% atau 200 jt hingga milyaran tergantung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=44&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0 21   false false false         MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="FR">legislatif: barang dagangan para partai politik</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">pemilu : acara lelang kekuasaan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">caleg : pembeli tertinggi pada no urut partai</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">simpatisan: pemeriah suasana saat kampanye</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">kpu : panitia pemilu yang juga calo lelang kekuasaan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">bawaslu: panitia yang menjadi pelengkap acara lelang kekuasaan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">parpol: member card lelang kekuasaan biasanya surcase 20% atau 200 jt hingga milyaran tergantung yg silver prioritie , gold prioritie, dan platinum prioritie</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">money politic: pembodohan masyarakat</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">kader: yang beli membercard</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">capres: lelang utama</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">cawapres:lelang pelengkap</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">langsung: cepat sehingga jika ada kesalahan tidak sempat diketahui </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="FR">jujur: jual beli kursi jabatan itu mahal</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="FR">adil: dana kampanye balik 1000000%</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="FR">damai: asal bagi -bagi kekuasaan dan jabatan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">golput: pendongkrak harga semakin besar golput maka suara yang digelembungkan juga besar</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">tim sukses: sales &#8211; sales tukang tipu</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">kampanye: yang penting berisik dan tujuan harus tidak jelas</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">janji politik: kata &#8211; kata manis dan membuai biasanya janji politik yang paling bagus adalah ya tidak usah ditepati</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="FR">pemilih <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_surprised.gif' alt=':o' class='wp-smiley' /> rang ya bisa di tipu mentah &#8211; mentah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="FR">demokrasi: palsu</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="FR">contreng: tanda yang lebih mudah di manipulasi daripada di coblos</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">TPS: Tempat nongkrong para tim sukses yang suka money politic</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="FR">surat suara: properti sinetron jd supaya lelang meriah di beri hiburan yaitu sarana mencontreng</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">rekapitulasi: tawar -tawaran harga (kayak di pasar )</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">DPD: barang mewah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">DPRD: barang mewah sekali</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">DPR: barang sangat amat mewah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">MPR: barang super mewah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">politikus : jenis tikus pemangsa uang negara yang bermuka 2 manis di depan ganas di belakang (tapi sekarang depan belakang cenderung ganas ) </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gerakanpemuda.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gerakanpemuda.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gerakanpemuda.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gerakanpemuda.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gerakanpemuda.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gerakanpemuda.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gerakanpemuda.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gerakanpemuda.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gerakanpemuda.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gerakanpemuda.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gerakanpemuda.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gerakanpemuda.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gerakanpemuda.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gerakanpemuda.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=44&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/04/26/kumpulan-istilah-pemilu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0374cf6febc182a2aabe218c386bb4e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">camo1620</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>They are useless!! Siapakah mereka?</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/04/24/they-are-useless-siapakah-mereka/</link>
		<comments>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/04/24/they-are-useless-siapakah-mereka/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 04:58:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>camo1620</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu caleg 2009 indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerakanpemuda.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Pada 9 april yang lalu kita telah menunaikan kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia. Kewajiban tersebut adalah kita memberikan suara dalam pemilihan umum legislatif&#8211; baik pemilihan DPD, DPR, dan DPRD yang kesemuanya menganut sistem dan tata cara baru. Baru karena baru pertama kali dalam sejarah Indonesia kita dapat memilih nama caleg ( calon legislatif ) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=37&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0 21   false false false         MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"><span><img class="alignleft size-medium wp-image-38" title="Pemilu 2009" src="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/04/url.jpg?w=144&#038;h=173" alt="Pemilu 2009" width="144" height="173" /> </span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"><span> </span>Pada 9 april<span> </span>yang lalu kita<span> </span>telah menunaikan </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia. Kewajiban tersebut adalah kita memberikan suara dalam pemilihan umum legislatif&#8211; baik pemilihan DPD, DPR, dan DPRD yang kesemuanya menganut sistem dan tata cara baru. Baru karena baru pertama kali dalam sejarah Indonesia kita dapat memilih nama caleg ( calon legislatif ) menurut daerah pemilhanya. Sistem ini sangat demokratis karena kita benar &#8211; benar memilih secara langsung wakil yang kita tunjuk&#8211; berbeda dengan pemilu sebelumnya yg hanya memilih partai, tanpa kita tahu wakil kita.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"><span> </span>Sistem pemilihan yang sangat demokratis ( karena memilih nama caleg secara langsung ) membuat sebagian dari kita tentu merasa lega. Lega karena setidaknya kita memiliki gambaran kasar ( penafsiran ) tentang tingkah laku yang dimiliki para caleg yang kita pilih. </span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FR">Karena kita dapat mengetahui <em>track record </em><span> </span>atau catatan perjalanan yang berupa prestasi maupun kegagalannya. Karena pemenang pemilu leglisatif kita yang menentukan. Berbeda dengan pemilu sistem lama dimana pengurus partai yang menentukan kader mana yang akan di calonkan, sehingga kita seperti di suguhi beberapa karung yang diladamnya terdapat kucing yang notabene melebihi pepatah &#8221; memilih kucing dalam karung &#8220;. Karena kita memilih partai yang kemudian partai yang menentukan calonnya sehingga kita memilih tidak secara langsung. Dimana sistem tersebut sarat dengan pembelian jabatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="FR"><span> </span>memilih secara langsung sudah dapat kita lakukan pada pemilu 9 april yang lalu. Tetapi ada satu masalah yang mencedrai bahkan merupakan bentuk pelanggaran hak yang fatal. Fatal karena seseorang disebut sebagai warga negara yang baik jika menunaikan kewajibannya&#8211;yaitu turut serta dalam pemilu dengan cara memberikan hak pilihnya. Tetapi karena masalah administrasi hampir 40% pemilih tidak tercatat dalam daftar pemilih tetap ( DPT ), </span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="FR">dan dipaksa untuk menjadi golput &#8212; tidak dapat melakukan atau memberikan hak pilih sebagai kewajiban warga negara Indonesia.<span> </span>sungguh fatal karena di masa komunikasi dan infrastruktur modern masih ada masalah administrasi yang berujung pada pelangaran hak yang sedemikian parahnya. Parah karena hampir setengah<span> </span>warga negara tidak memberikan hak pilìhnya, sebagai gambaran sebuah partai dapat menggusung calon presiden jika memperoleh 25% suara pada pemilu leglislatif dan dibandingkan dengan angka golput maka asumsinya golput sudah dapat memenangkan pemilu pemilihan presiden tanpa melalui pemilihan leglislatif.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="FR"><span> </span></span><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US">Pencedraan teraparah dan paling memalukan lagi adalah saling lempar tanggung jawab.<span> </span>tanggumg jawab mempersiapkan pemilu yang diemban oleh Komisi Pemilihan Umum(KPU )<span> </span>gagal di laksanakan dengan dalih &#8220;pemilih mungkin terdaftar pada tempat tinggalnya yang lama sehinga dapat mengecek kesana &#8220;. Apa seperti itu tanggung jawab lembaga pemilu yang memilik slogan &#8221; sukseskan pemilu &#8221; (nilai golput yang rendah ). Malah<span> </span>lebih cenderung tutup mata dan membiarkan hal sebesar itu&#8211; pemilu yang menyangkut masa depan bangsa, lewat dan tanpa pertanggung jawaban.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"><span> </span>Lebih mencengangkan lagi BAWASLU( Badan Pengawas Pemilu ), yang betugas mencatat dan melaporkan pelanggaran yang terjadi saat pemilu pun cenderung buang muka dan tak menghiraukan pelanggaran demi pelanggaran yang terjadi. Padahal APBN yang digunakan untuk biaya pengadaan BAWASLU cukup besar, lalu apakah sepadan dengan kinerja BAWASLU. Hal ini seperti menunjukan keangkuhan lembaga ini bahwa &#8221; kami dibayar tanpa bekerja tetap bisa dan tidak mungkin tersentuh hukum &#8220;. Benar &#8211; benar ironis melihat kebobrokan penyelengaraan dan pengawasan pemilu. Dan di tambah lagi keputusan polisi yang tidak mau mengusut kasus &#8211; kasus tersebut dengan alasan tidak cukup waktu &#8212; karena penindakan pelanggaran pemilu harus selesai sebelum rekapitulasi ( penghitungan perolehan suara ). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;color:black;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="EN-US"><span> </span>apakah pemilu negara kita sah dan dapat diterima nalar dan logika. Menggingat lemahnya mental para penyelengara, pengawas, dan penindak dalam pemilu. Apakah sah jika suara yang hilang hampir setengah jumlah pemilih yang di karenakan kesalahan lembaga penyelenggara pemilu. Apakah sah hasil yang ada sekarang karena bisa jadi adanya manipulasi karena fungsi pengawasan dan penindakan tidak berjalan. Sah atau tidaknya hasil pemilu kali ini adalah presepsi dan hak anda karena sah atau tidaknya sangat berbeda bagi setiap orang,<span> </span>apapun hasilnya<span> </span>semoga saja dapat memberikan kemajuan bagi bangsa ini.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gerakanpemuda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gerakanpemuda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gerakanpemuda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gerakanpemuda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gerakanpemuda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gerakanpemuda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gerakanpemuda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gerakanpemuda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gerakanpemuda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gerakanpemuda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gerakanpemuda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gerakanpemuda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gerakanpemuda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gerakanpemuda.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=37&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2009/04/24/they-are-useless-siapakah-mereka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0374cf6febc182a2aabe218c386bb4e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">camo1620</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2009/04/url.jpg?w=248" medium="image">
			<media:title type="html">Pemilu 2009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bakri, Bakri, Kasian Banget Loe Jadi Orang&#8230;Gawat</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/20/bakri-bakri-kasian-banget-loe-jadi-oranggawat/</link>
		<comments>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/20/bakri-bakri-kasian-banget-loe-jadi-oranggawat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 05:35:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>camo1620</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[zaenal bakri caleg partai kedaulatan jawa timur rusuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerakanpemuda.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Begitulah penggalan omongan Iwan Fals dalam salah satu lagu tenarnya ,Oemar Bakri. Tapi sekarang Bakri nya itu bukan seorang guru yang naik sepeda kumbang, atau guru yang gajinya dikebiri, melainkan Zaenal Bakri, seorang caleg dari Partai Kedaulatan DPD Jatim. Zaenal Bakri, seperti yang diberitakan di liputan6.com, menyerang kantor partai Kedaulatan karena ia tidak terima namanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=33&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Begitulah penggalan omongan Iwan Fals dalam salah satu lagu tenarnya ,Oemar Bakri. Tapi sekarang Bakri nya itu bukan seorang guru yang naik sepeda kumbang, atau guru yang gajinya dikebiri, melainkan Zaenal Bakri, seorang caleg dari Partai Kedaulatan DPD Jatim.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Zaenal Bakri, seperti yang diberitakan di liputan6.com, menyerang kantor partai Kedaulatan karena ia tidak terima namanya yang dulunya ditetapkan pada urutan pertama caleg diturunkan menjadi urutan kedua. Pada hari Rabu, September 17, ia bersama simpatisannya akhirnya menyerang kantor Partai Kedaulatan dan mengobrak-abrik kantor tersebut serta pengrusakan atribut-atribut partai tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Berikut beberapa opini gw tentang tindakan pak Bakri:</p>
<p class="MsoNormal">
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Goblok</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.4pt;">Ia goblok soalnya tidak tahu kalau tindakan kekerasan dia sendiri yang akan menenggelamkan harapannya untuk jadi caleg. Ditambah lagi sewaktu ia melakukan tindakan tersebut, jelas-jelas ada wartawan. Kalau rakyat sudah melihat ulah calegnya seperti ini, yang main kekerasan, siapa yang mau memilih dia? Lagian, yang namanya caleg itu senjata utamanya adalah ’kata-kata’, bukan tangan. Sudah 2008 tahun semenjak kelahiran Nabi Isa, masih ada saja orang primitif macam Zaenal Bakri.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.4pt;">
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Anarkis</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.4pt;">Hukum mana yang memperbolehkan pengrusakan? Karena itu, tindakan Zaenal Bakri bisa dibilang anarkis, berbuat semaunya seolah hukum itu tidak ada. Bisa dibilang ia melecehkan hukum Indonesia. Padahal ia mau jadi anggota Legislatif. Kalau anggota legislatifnya aja enggak mau ngikutin hukum dan memberi teladan, rakyat nya gimana? Memang tidak bisa dipungkiri hukum Indonesia lemah baik secara penegakan maupun secara struktural dan pengorganisasiannya. Tapi bukan berarti kita bisa seenaknya aja melakukan apapun yang kita mau, karena hukum itu letaknya tertinggi dalam suatu negara. Masak yang palng tinggi aja di injek-injek, apa kata dunia??</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.4pt;">
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Tidak      Beretika</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.4pt;">Immanuel Kant(kalo enggak salah) pernah berkata kalau kita mau tahu apakah tindakan kita itu beretika atau tidak, bayangkan bila semua orang melakukan hal yang sama seperti yang kita lakukan. Nah, sekarang kita bayangkan kalau semua orang di Indonesia, atau yang lebih spesifik semua caleg melakukan hal yang sama seperti yang Zaenal Bakri lakukan. Ancur lebur dah tuh negara.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.4pt;">
<p class="MsoNormal">Sekarang saya akan ajukan pertanyaan kepada rakyat Indonesia, terutama saudara-saudara di daerah Jawa Timur, ”Apakah kalian mau diwakili oleh orang yang goblok, anarkis, dan tidak beretika macam Zaenal Bakri?” Kalau kalian menikmati adu-jotos yang beberapa kali pernah terjadi di gedung DPR/MPR, maka Zaenal Bakri adalah calon yang patut diperhitungkan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gerakanpemuda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gerakanpemuda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gerakanpemuda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gerakanpemuda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gerakanpemuda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gerakanpemuda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gerakanpemuda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gerakanpemuda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gerakanpemuda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gerakanpemuda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gerakanpemuda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gerakanpemuda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gerakanpemuda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gerakanpemuda.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=33&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/20/bakri-bakri-kasian-banget-loe-jadi-oranggawat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0374cf6febc182a2aabe218c386bb4e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">camo1620</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>21 Jiwa Korban Hukum yang Tidak Jelas</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/18/21-jiwa-korban-hukum-yang-tidak-jelas/</link>
		<comments>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/18/21-jiwa-korban-hukum-yang-tidak-jelas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 09:01:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>camo1620</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[haji farouk tersangka kasus insiden pasuruan polisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerakanpemuda.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Melanjuti insiden kematian 21 orang di Pasuruan, polisi akhirnya menetapkan satu orang yang bertanggung-jawab atas insiden tersebut. Haji Farouk, anak kedua dari Haji Syaikhon yang merupakan ketua panitia dari penyelenggaraan pembagian zakat, ditetapkan sebagai salah satu tersangka atau orang yang harus bertanggung jawab atas insiden Pasuruan. Saya tidak setuju akan keputusan polisi menetapkan Haji Farouk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=31&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Melanjuti insiden kematian 21 orang di Pasuruan, polisi akhirnya menetapkan satu orang yang bertanggung-jawab atas insiden tersebut. <strong>Haji Farouk</strong>, anak kedua dari Haji Syaikhon yang merupakan ketua panitia dari penyelenggaraan pembagian zakat, ditetapkan sebagai <strong>salah satu tersangka atau orang yang harus bertanggung jawab atas insiden Pasuruan</strong>.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> <strong>Saya tidak setuju</strong> akan keputusan polisi menetapkan Haji Farouk sebagai <em>satu-satunya</em> orang yang harus menanggung semua tanggung jawab atas kematian 21 orang tersebut. Sebaiknya polisi berhenti menyalah-nyalahkan orang lain sebelum <em>bertanya kepada diri mereka sendiri</em>, “<strong>Apakah ini salah kita</strong>?”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> Jelas bahwa alasan polisi memutuskan Haji Farouk sebagai tersangka itu terkesan <strong>mencari-cari kambing hitam</strong> karena<strong> terhimpit akan situasi </strong>dimana harus ada yang bertanggung jawab akan tuntutan 21 keluarga yang telah kehilangan satu anggota keluarganya dalam insiden tersebut. Tidak mungkin 21 keluarga tersebut akan rela begitu saja menerima akan kepergiaan salah satu anggota keluarganya, kecuali kalau mereka orang suci(hehe), tanpa kejelasan siapa yang harus bertanggung jawab dan disalahkan akan kematian orang yang mereka sayangi(Dalam paragraf selanjutnya, akan saya jelaskan mengapa saya bilang bahwa polisi mencari kambing hitam).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> Kalau kita telaah lebih jauh, tidak bisa dipungkiri bahwa pihak<strong> Haji Syaikhon telah berbuat kesalahan dimana</strong> mereka tidak mengambil inisiatif untuk memanggil polisi untuk menjaga berlangsungnya pembagian zakat. Namun, <strong>polisi pun juga salah </strong>karena tidak berinisiatif menjaga berlangsungnya pemberian zakat yang telah selalu diadakan sekali setahun sejak lebih dari 10 tahun yang lalu. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> Kenapa saya bilang bahwa polisi terkesan mencari-cari kambing hitam dan tidak melihat ke dalam diri mereka bahwa mereka pun juga bersalah? <strong>Itu karena hukum kita masih lemah, bukan hanya dalam hal penegakkan, tapi juga dari sisi sistem dan struktural dari hukum tersebut</strong>! </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> Untuk memuaskan 21 keluarga yang telah kehilangan, seseorang harus masuk ke dalam sel tahanan. Mudahlah polisi menunjuk-nunjuk pihak lain akan siapa yang harus bertanggung jawab akan insiden tersebut. Namun, ketika polisi menunjuk diri mereka sendiri, <em>siapa kah yang harus masuk kedalam sel? Apakah seluruh kepolisian daerah Pasuruan harus masuk ke dalam sel? Apakah KAPOLDA Pasuruan yang harus masuk ke dalam sel?</em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> Kalau kita berbicara secara idealis, selain Haji Farouk, polisi yang tahu akan berlangsungnya pembagian zakat dan tidak melaporkan hal tersebut ke atasan mereka-lah yang juga harus bertanggung jawab. Atau bisa juga polisi menjatuhkan vonis tersangka kepada polisi-polisi yang ruang-lingkup tanggung jawab daerahnya melingkupi daerah TKP. Namun tampaknya, polisi lebih memilih mangsa yang ada jelas di depan mata mereka dan yang paling lemah saja, yakni Haji Farouk. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> Namun lepas dari itu semua, saya acungkan jempol akan upaya yang telah dilakukan POLRI agar insiden naas Pasuruan tidak terjadi lagi. Saya baru saja nge-cek liputan6.com, dimana di sana ditulis upaya POLRI mengamankan pembagian zakat di daerah Probolinggo yang saya liat(dari videonya) POLRI berusaha maximal untuk mengamankan pembagian zakat tersebut(yang secara tidak langsung membuktikan omongan saya bahwa polisi tahu dan sadar bahwa mereka juga bersalah atas insiden Pasuruan). </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gerakanpemuda.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gerakanpemuda.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gerakanpemuda.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gerakanpemuda.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gerakanpemuda.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gerakanpemuda.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gerakanpemuda.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gerakanpemuda.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gerakanpemuda.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gerakanpemuda.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gerakanpemuda.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gerakanpemuda.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gerakanpemuda.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gerakanpemuda.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gerakanpemuda.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gerakanpemuda.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=31&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/18/21-jiwa-korban-hukum-yang-tidak-jelas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0374cf6febc182a2aabe218c386bb4e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">camo1620</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tragedi Pasuruan, Salah Siapa?</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/16/tragedi-pasuruan-salah-siapa/</link>
		<comments>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/16/tragedi-pasuruan-salah-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 06:02:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>camo1620</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[pasuruan jawa timur tragedi 21 orang tewas polisi haji syaikon zakat fitrah ramadhan puasa bulan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerakanpemuda.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Berita hangat yang terjadi baru-baru ini, dimana 21 orang tewas di daerah Pasuruan, Jawa Timur ketika berdesak-desakan untuk mendapatkan zakat yang dibagi-bagikan secara langsung oleh Haji Syaikon. Haji Syaikon bilang bahwa ia telah melakukan pembagian zakat ini sejak 15 tahun lalu dan selalu dihadiri oleh ribuan orang, dan korban jiwa belum pernah terjadi sebelumnya. Saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=28&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><a href="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2008/09/antre_zakat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-29" title="Pembagian Zakat" src="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2008/09/antre_zakat.jpg?w=320&#038;h=223" alt="" width="320" height="223" /></a>Berita hangat yang terjadi baru-baru ini, dimana <strong>21 orang tewas di daerah Pasuruan, Jawa Timur</strong> ketika berdesak-desakan untuk mendapatkan zakat yang dibagi-bagikan secara langsung oleh Haji Syaikon.<em> Haji Syaikon bilang bahwa ia telah melakukan pembagian zakat ini sejak 15 tahun lalu dan selalu dihadiri oleh ribuan orang, dan korban jiwa belum pernah terjadi sebelumnya</em>.</p>
<p class="MsoNormal">Saya tidak bisa menyalahkan Haji Syaikon. Walau Liputan 6 SCTV bilang bahwa pemberian zakat secara langsung itu tidak mendidik dan terkesan memberi cap lebih rendah kepada sang penerima zakat terhadap sang pemberi, tapi Haji Syaikon memiliki <strong>alasan yang bisa diterima, ia bilang ia tidak bisa percaya kepada organisasi-organisasi yang biasa bertugas untuk membagikan zakat</strong>.Well, siapa yang percaya?</p>
<p class="MsoNormal">Bodohnya, ketika ditanya, ”<strong>Mengapa Polisi tidak mengamankan jalannya pembagian zakat?</strong>”, pihak kepolisian menjawab jawaban yang sering keluar dari mulut anak SD, ”<strong>tidak tahu.</strong>”</p>
<p class="MsoNormal">Bagaimana mungkin Polisi tidak tahu? Haji Syaikon memberi info bahwa pembagian zakat itu sudah dilakukan dalam kurun waktu <strong>15 TAHUN terakhir, dan antrian yang terdiri dari ribuan orang itu sudah hal biasa</strong>. Kalau Polisi selama 15 tahun tidak melihat kerumunan ribuan orang tiap tahun di halaman rumah pak Haji Syaikon, itu berarti <strong>mereka buta</strong>.</p>
<p class="MsoNormal">Polisi baru datang setelah 21 manusia tewas. <em>Apakah semurah itu harga nyawa manusia di Indonesia?</em> Saya bisa bilang bahwa ini adalah salah satu contoh yang menunjukan <strong>kegagalan POLRI</strong> dalam menjaga keamanan dan ketertiban warga. Well, siapa yang bilang polisi Indonesia itu pernah berhasil? <strong>Baru saja mereka membuat kesalahan dengan membiarkan FPI berulah kekerasan di depan tugu Monas, sekarang mereka sekali lagi menunjukkan ke lemot(lemah-otak)-an mereka</strong>.</p>
<p class="MsoNormal">Entah tragedi ini kesalahan siapa. Apakah ini kesalahan organisasi-organisasi penyalur zakat yang tak berkredibilitas? Ataukah ini salah penduduk sekitar rumah Haji Syaikon yang juga selama 15 tahun melihat betapa ramai dan berbahayanya kerumunan tersebut, namun mereka juga tidak pernah berinisiatif untuk menghubungi polisi? Ataukah ini salah Haji Syaikon sendiri yang tidak bisa mempercayai para penyalur zakat, dimana jikalau ia percaya akan para penyalur zakat tersebut, hal ini tak akan pernah terjadi? Ataukah ini salah pemerintah yang gagal mengurus rakyatnya sehingga rakyatnya kelaparan? Atau ini salah saya yang hanya bisa menulis, hanya bisa mengkritik, tapi tak berbuat apa-apa dan alhasil 21 jiwa melayang?</p>
<p class="MsoNormal">Mungkin ini salah kita semua. Namun, yang tugas utamanya adalah memelihara keamanan dan ketertiban itu adalah <strong>POLISI</strong>!</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;" align="right"><em>By: Kirana Effendi</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gerakanpemuda.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gerakanpemuda.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gerakanpemuda.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gerakanpemuda.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gerakanpemuda.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gerakanpemuda.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gerakanpemuda.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gerakanpemuda.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gerakanpemuda.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gerakanpemuda.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gerakanpemuda.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gerakanpemuda.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gerakanpemuda.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gerakanpemuda.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gerakanpemuda.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gerakanpemuda.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=28&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/16/tragedi-pasuruan-salah-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0374cf6febc182a2aabe218c386bb4e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">camo1620</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gerakanpemuda.files.wordpress.com/2008/09/antre_zakat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pembagian Zakat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sajak Sebatang Lisong</title>
		<link>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/14/sajak-sebatang-lisong/</link>
		<comments>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/14/sajak-sebatang-lisong/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 09:41:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>camo1620</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[puisi rendra ws burung merak sajak sebatang lisong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerakanpemuda.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[by: WS Rendra Menghisap sebatang lisong melihat Indonesia raya mendengar 130 juta rakyat dan dilangit 2, 3 cukong mengangkang berak, diatas kepala mereka Matahari terbit fajar tiba dan aku melihat 8 juta kanak-kanak tanpa pendidikan Aku bertanya, tetapi pertanyaanku membenturi meja-meja kekuasaan yang macet dan papan-tulis papan-tulis para pendidik yang terlepas dari persoalan kehidupan 8 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=26&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>by: WS Rendra</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="WS Rendra" src="http://www.geocities.com/tonykartun/8rendra.jpg" alt="" width="300" height="317" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Menghisap sebatang lisong</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">melihat Indonesia raya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">mendengar 130 juta rakyat</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">dan dilangit 2, 3 cukong mengangkang</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">berak, diatas kepala mereka</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Matahari terbit</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">fajar tiba</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">dan aku melihat 8 juta kanak-kanak tanpa pendidikan</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Aku bertanya,</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">tetapi pertanyaanku membenturi meja-meja kekuasaan yang macet</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">dan papan-tulis papan-tulis para pendidik yang terlepas dari persoalan kehidupan</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">8 juta kanak-kanak</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">menghadapi satu jalan panjang</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">tanpa pilihan,</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">tanpa pepohonan,</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">tanpa danau persinggahan,</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">tanpa ada bayangan ujungnya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Menghisap udara yang disemprot deodoran</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">aku melihat</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">sarjana-sarjana menganggur</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">berpeluh di jalan-raya,</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">aku melihat</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">wanita-wanita bunting antri uang pensiun</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">dan di langit para teknokrat berkata</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">bangsa kita adalah bangsa yang malas</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">bahwa bangsa mesti di bangun, mesti di upgrade</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">disesuaikan dengan teknologi yang di import</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Gunung-gunung menjulang,</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">langit pesta warna di dalam senja kala</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">dan aku melihat protes terpendam</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">terhimpit di bawah tilam</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Aku bertanya,</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">tetapi pertanyaanku membentur jidat para penyair salon</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">yang bersajak tentang anggur dan rembulan</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">sementara ketidak-adilan terjadi disampingnya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">dan 8 juta kanak-kanak tanpa pendidikan</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">termangu-mangu di bawah kaki dewi kesenian</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Bunga-bunga bangsa tahun depan</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">berkunang-kunang pandang matanya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">di bawah iklan berlampu neon</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Berjuta-juta harapan ibu dan bapak</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">menjadi gebalau suara yang kacau</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">menjadi karang dibawah muka samudra</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kita mesti berhenti membeli rumus-rumus asing</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">tekad-tekad hanya boleh memberi metode</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kita mesti keluar ke jalan raya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">keluar ke desa-desa</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">menghayati sendiri semua gejala</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">dan menghayati persoalan yang nyata</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sajakku,</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">pamflet masa darurat</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">apalah artinya renda-renda kesenian</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">bila terpisah dari derita lingkungan</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">apalah artinya berpikir</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">bila terpisah dari masalah kehidupan</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><em>kepadamu aku bertanya</em></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gerakanpemuda.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gerakanpemuda.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gerakanpemuda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gerakanpemuda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gerakanpemuda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gerakanpemuda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gerakanpemuda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gerakanpemuda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gerakanpemuda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gerakanpemuda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gerakanpemuda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gerakanpemuda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gerakanpemuda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gerakanpemuda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gerakanpemuda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gerakanpemuda.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gerakanpemuda.wordpress.com&amp;blog=4445177&amp;post=26&amp;subd=gerakanpemuda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerakanpemuda.wordpress.com/2008/09/14/sajak-sebatang-lisong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0374cf6febc182a2aabe218c386bb4e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">camo1620</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.geocities.com/tonykartun/8rendra.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">WS Rendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
