Gerakan Pemuda Blog

Just another WordPress.com weblog

Lika-Liku Pemilu

leave a comment »

Masa pemilu merupakan masa setiap lima tahun sekali, masa dimana para partai politik maupun politisi berlomba – lomba menghimpun masa untuk mendapatkan dukungan. Pemilu tak hanya sekedar sebuah agenda lima tahunan tetapi juga merupakan babak baru dalam arah pemerintahan kita. Karena pada pemilu juga kita kita dapat memilih siapa presiden maupun wakil presiden secara langsung yang kemudian akan memerintah selama lima tahun mendatang.

Sejarah pemilu sendiri sudah berlangsung sejak masa orde lama. Dimana pada masa itu semua parpol maupun politisi di dominasi oleh para pemuda – pemudi yang memiliki visi dan semangat untuk membangun Negara Indonesia . Pemilu saat itu juga diikiuti oleh banyak parpol,hingga delapan puluh parpol. Tetapi karena dianggap tidak efektif maka pada pemilu berikutnya jumlah parpol peserta pemilu mulai di kurangi atau dikelompokan berdasarkan partai agama, yang dulu disebut Partai Persatuan Pembangungan ( PPP ), lalu partai yang mengusung para pemuda yang digabung menjadi Partai Demokrasi Indonesia  ( PDI ), lalu partai yang mengusung kaum intelek atau Partai Golongan Karya ( Golkar ).

Pemilu pada masa orde baru dimana saat itu Negara sedang mencanangkan progam repelita atau pembangunan. Pemilu berjalan dengan tidak demokratis dimana pada saat itu kekuasaan menjadi sebuah kunci kemenangan pemilu bukan demokrasi yang semestinya. Selama kurang lebih 32 tahun partai pemilu yang memenangkan pemilu adalah Golkar, yang juga mengusung Mantan  Presiden Alm. Soeharto sebagai capresnya.

Baru setelah tahun 1999 pemilu pertama yang disebut sebagai pemilu yang demokratis dilangsungkan. Pesertanya pun tidak tanggung – tanggung jumlahnya 48 parpol. Baru pada masa itu para capres dari mulai berlomba – lomba berkampanye menyuarakan aspirasi mereka tentang pembanggunan. Hasil yang di capai pun sangat membanggakan kebebasan pers didapatkan pada masa pemerintahan Mantan presiden Gus Dur. Melalui kebebasan pers itu pula sekarang kita dapat mengetahui informasi tentang progam – progam, visi misi serta strategi pemerintahan apa yang akan di canangkan kemudian hari sehinnga dapat menjadi acuan kita untuk menentukan arah negara ini menuju Indonesia yang sejahtera dan maju.

Setelah era Gus Dur Negara mulai benar – benar demokratis dalam pemilu. Tetapi sayang ada beberapa politisi yang terus memanfaatkan kelemahan perundang – undangan politik dengan memanfaatkan perolehan suara mereka demi kursi DPR. Kursi yang menentukan arah kemajuan Negara ini. Tak ayal pula kasus demi kasus mulai merebak seperti  korupsi mulai terungkap mulai dari kasus Al amin, Artalita, bahkan skandal – skandal sexual anggota DPR. Seakan membuka borok akan para politisi kita yang hanya mementingkan diri mereka sendiri, bukan rakyat seperti seharusnya.

Sejarah pemilu sendiri akan memasuki era baru dimana pada tahun depan pemilu akan diadakan tepatnya tahun 2009. Sudah banyk parpol yang berkampanye, ada partai – partai lama tetapi ada juga partai baru – baru tetapi yang terlihat adalah  Muka – muka lama yang istilahnya masih mengusung pemahaman lama atau pemahaman kolot, atau masih mementingkan golongannya saja. Pemilu 2009 semestinya merupakan era baru bagi tradisi pemilu kita yaitu tradisi untuk lebih cermat dalam memilih. Jangan sampai terjebak caleg maupun capres rekondisi atau cale dan capres muka lama yang hanya berganti kostum partai tetapi tetap menganut sistem lama bahkan  di boncengi oleh koruptor yang mementingkan diri mereka sendiri.

Marilah kita lebih mawas diri jangan hanya melihat maupun mendengar janji – janji kampanye tetapi juga  pelajari apa yang mereka utarakan. Karena kelengahan, ataupun ketidak bijakan kita dalam memilih akan berakibat arah negara dan kondisi negara yang tidak akan sesuai dengan keinginan kita dalam 5 tahun mendatang. Jangan sampai anda menyesal dengan pilihan anda, dan ujung-ujungnya baru demo setelah pilihan anda mengecewakan dan memukul jatuh kepercayaan anda.

Iklan

Written by camo1620

Agustus 31, 2008 pada 1:59 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: